One Nun

Samudera yang mampu meluluhkan, bergelombang memecah kepanatan

Kata kata menuju muara, dan aku berlayar diatasnya.

Berharap ada angin berberhembus kearah suar-Mu,

nun jauh dibalik gumpalan kabut dunia semu.

            “Aku lelah dengan semua problematika yang tidak ada hentinya. Kapan sih aku bisa ngerasain hari tanpa ada masalah?” Pernahkah anda mendengar keluarga, saudara, teman atau bahkan diri anda sendiri mengatakan kalimat tersebut? Tidak semua orang sadar, bahwa yang dihadapinya bukanlah masalah, tapi sebuah cara untuk terus bertahan hidup. Hidup bagaikan kapal yang berada ditepi samudera, dan bagaimana hidup anda tergantung dengan bagaimana anda menahkodai kapal itu. Saat anda memutuskan untuk mencapai suatu tujuan dan berlayar, itu artinya anda siap untuk menghadapi segala sesuatu yang ada di samudera. Gelombang, angin bahkan badai akan menjadi teman setia sepanjang perjalanan.

            Memang manusia tidak bisa menentukan arah angin, tapi nahkoda yang hebat ia bisa menentukan arah layar untuk sampai ke tujuan. Jika di proyeksikan kedalam kehidupan nyata, semua yang kita alami semasa hidup adalah cara kita untuk bertahan hidup demi mencapai tujuan hidup. Tidak hanya masalah, keceriaan, ketakutan, kesedihan dan semua emosi yang ada dan terus berkembang adalah sesuatu yang seharusnya dapat di renungkan.

            One Nun adalah gambaran diri kita dan sebuah kapal. Lengkung menandakan kapal sedangkan titik adalah manusia. Dari sisi lain, one berarti satu yang mengingatkan kita pada Tuhan yang Satu (Esa) sedangkan nun berarti di sana (pulau itu jauh) atau tujuan akhir kita. Dalam proses kehidupan banyak hal yang dapat kita renungkan, sesuai dengan perlambang Nun yang menandakan sebuah misteri dan Rahasia Illahi.

bagi anda yang ingin berkontribusi dan atau berkomunikasi dengan kami silahkan bisa kirimkan email ke : mq@onenun.com