CARA MUDAH TERUS BAHAGIA

Halo Sobat OneNun, semoga Sobat semua yang membaca artikel ini sehat dan Bahagia selalu yaa….

Benar tidak sih kalau semua orang ingin Bahagia? Jawabanya kemungkinan besar “Ya” dan mereka akan memperjuangkan kebahagiaan itu dan berkorban demi mendapatkan kebahagiaan itu, bahkan ada yang rela melanggar sebuah aturan demi mendapatkan sebuah kebahagiaan.

Lalu ada pertanyaan “apakah kebahagiaan itu penting?” waah pertanyaan ini sangat menarik, jawabanya adalah “Ya” dan “sangat Penting”, kenapa bisa demikian? Karena Bahagia adalah bagian dari tujuan hidup dan akan menjadi sebuah proses yang di jalani, Ketika dalam menjalani proses dan tidak merasa Bahagia dalam menjalaninya maka kemunkinan besar tidak termotivasi untuk menggapai tujuan hidup. Jadi dalam menjalani proses menggapai tujuan hidup harus dalam kondisi Bahagia, agar semakin semangat dalam menggapainya.

Dan dari sini kita sudah menyadari bahwa Bahagia adalah pilihan, mau atau tidak untuk memilihnya!, dalam buku 7Habits yang ditulis oleh Bapak Stephen R. Covey beliau mengatakan bahwa pada habits pertama yaitu “Be Proactive” atau mari menjadi proaktif, umumnya kita berada pada kondisi Reaktif yang mana kondisi kita dipengaruhi oleh stimulus yang kita terima dari luar diri kita, padahal selalu ada ruang pilihan antara antara stimulus dan respon yang kita terima, kita bisa memilih apa yang akan kita respon dan kita lakukan untuk kebahagiaan kita, dan respon itu bisa memberdayakan atau tidak memberdayakan tergantung apa pilihanya.

Cara termudah untuk mewujudkan kebahagiaan diri dan memberdayakan adalah

  1. kesadaran diri.

Kita harus sadar bahwa apa yang kita lakukan selalu berefek kepada diri kita, dan segala sesuatu tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan dan tugas kita adalah memilih respon dengan kondisi sadar agar menjadi sebuah respon yang tetap memberdayakan.

Contoh dalam kondisi Covid-19 yang sebentar lagi pergi dari Indonesia, kita bisa menyadari bahwa hal ini adalah sebuah wabah yang dialami oleh orang diseluruh Dunia, dan Ketika ekonomi kita sedikit berkurang dan kita juga harus sadar bahwa hal ini bukan hanya kita yang mengalami tapi juga di alami orang lain.

  1. Imajinasi

Imajinasi adalah kemampuan kita untuk mengolah pikiran untuk membayangkan hal yang belum terjadi, imajinasi sering muncul hanya dikarenakan oleh situasi, jadi kita bisa memilih respon apa yang harus kita imajinasikan, agar apa yang ada dalam pikiran dan perasaan menjadi lebih tenang.

Contoh, kita bisa memikirkan atau mengimajinasikan suatu hal yang memberdayakan buat kita, seperti hal apa yang akan kita lakukan jika wabah covid -19 ini berakhir, bisa Menyusun kerjaan atau bekerja lebih semangat lagi atau apapun yang pada intinya memberdayakan buat kita.

  1. Lakukan sesuai kehendak

Kita sudah menyadari kondisi kita atau kondisi yang sedang terjadi lalu kita sudah berdayakan diri dengan mengimajinasikan yang akan kita lakukan dan Langkah berikutnya adalah lakukan sesuai kehendak, dengan hal ini kita bisa melakukan sesuai apa yang kita inginkan dan pasti selalu harus memberdayakan untuk diri kita.

Contoh, kondisi kita saat Pandemi Covid-19 ini apakah kita mau diam saja tanpa melakukan sesuatu? Ataukah kita hanya memegang HP tiap hari sambil menonton TV menunggu berita kapan Covid-19 berakhir di Negara kita? Tentu “tidak” kita masih bisa melakukan sesuatu yang memberdayakan kita dan bahkan bisa bermanfaat buat kita seperti menulis, membaca buku atau hal lain yang pada akhirnya akan menunjang sesuatu yang kita imajinasikan dan tujuan hidup atau karir.

Sekarang sobat semua sudah mulai memahami bahwa Bahagia tergantung kita menyikapinya, apakah kita mau memberdayakan kita atau tidak? Yang pasti anda akan memilih untuk selalu memberdayakan diri Anda, agar semua berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan dan bahkan kita mampu mengendalikan melalui respon kita.

Selamat berbahagia, dan semoga Pandemi Covid-19 segera berakhir di Negara kita Indonesia.

“Bahagiamu adalah Responmu!”



Tinggalkan Balasan